WhatsApp Image 2023-09-06 at 14.45.41
Antusiasme Santri Mengikuti Seminar Literasi 2023

WhatsApp Image 2023-09-06 at 14.45.41

Antusiasme Santri Mengikuti Seminar Literasi

Enrekang- Literasi membaca dan menulis di masa kini seperti sudah tak memilik daya tarik. Ia telah mati terkremasi oleh modernisasi.  Intensitas penggunaan teknologi digital yang terus meningkat, mengakibatkan Peserta Didik lebih tertarik bermain mobile game dan berselancar di media sosial. Padahal literasi membaca di era digital, sangat dibutuhkan agar dapat mengolah informasi yang diperoleh secara menyeluruh. Peninjauan kembali terhadap informasi yang didapatkan sangat penting dilakukan untuk mengindari beragam informasi yang belum jelas kebenarannya. Sementara literasi menulis memiliki peran penting agar bisa ikut andil dalam berkarya dan menyebarkan informasi yang telah divalidasi kebenarannya. Sebab literasi digital bukan hanya sekedar menjadi penikmat fitur yang ditawarkan, tapi bagaimana memanfaatkan teknologi secara bijak dan positif.

Sebagai upaya meningkatkan literasi dalam diri Peserta Didik, maka organisasi Santri Darul Falah Enrekang (OSDF) di bawah bimbingan dewan guru menginisiasi salah satu program kerja bidang pendidikan yaitu seminar literasi. Kegiatan ini akhirnya menjadi agenda tahunan yang dilaksanakan secara kontinu. Kegiatan seminar yang diadakan tahun lalu telah membahas tentang bagaimana meningkatkan semangat literasi di era modernisasi. Tahun ini dikhususkan untuk mengupas tuntas tentang literasi menulis sehingga nantinya bisa melahirkan karya dengan target dua buku antologi cerpen.

Kegiatan yang mengusung tema “Menulis dengan Hati Karya Menjadi Indah, Menulis dengan Akal Karya Menjadi Terkenal” dilaksanakan Hari Ahad Tanggal 2 September 2023,  dihadiri lebih dari 200 peserta dari  kelas VIII dan IX SMP/MTs  serta kelas X dan XI SMA.  Kegiatan berlangsung pukul 08.30 dan berakhir pada pukul 11.30,  bertempat di Masjid Pondok Pesantren Modern Darul Falah Enrekang, dikarenakan aula yang biasanya menjadi pusat kegiatan masih dalam proses renovasi.

Kegiatan dibuka secara langsung oleh Kepala SMA Darul Falah, Ustadz Firdaus, S.Pd. Pada sambutan yang disampaikan, beliau memberi apresiasi dan dukungan penuh untuk kegiatan ini. Beliau menekankan akan pentingnya literasi saat ini, apalagi tiap tahun diadakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) untuk tingkat SMA maupun tingkat SMP dan MTs yang di dalamnya terdapat soal literasi dan numerasi. Beliau berharap peserta dapat mengikuti acara ini dengan sebaik-baiknya dan bisa menghasilkan karya.

Kegiatan yang juga dirangkaian dengan lomba menulis cerpen Tingkat SMP/MTs menghadirkan tiga narasumber yang ahli di bidangnya masing-masing. Pemateri pertama diantarkan oleh Ustadz Adi Warsito. S.Si. yang membahas bagaimana cara memulai menulis. Dalam materi yang dibawakan, ada beberapa modal utama dalam menulis yaitu tekad, sarana menulis, perbanyak membaca, menambah kosa kata, perbanyak diskusi, lalu mulai menulis dan berkarya. Dalam menulis kita juga harus memperhatikan dan menjunjung tinggi norma, etika dan agama. Materi pertama disambut antusias oleh peserta sehingga menimbulkan pertanyaan yang menggelitik dari salah satu peserta yang menanyakan apakah ketika kita menulis tentang kritik terhadap sesuatu, apakah itu melanggar norma atau etika. “Tentu boleh menggkritik tapi bahasa yang digunakan harus tepat dan memiliki batas-batasan tertentu, apalagi sekarang ada undang-undang ITE,” pemateri menutup materi.

Materi kedua diantarkan oleh Ibu Hadijah Husain, S.Pd., M.Pd. Materi tentang Literasi menulis disajikan secara apik dan menarik, beberapa kali diselingi ice breaking untuk menambah semangat peserta.  Bukan hanya dibekali teori, namun diakhir materi peserta diberi tantangan untuk beraksi menciptakan diksi bertema Ayah. Peserta diberi waktu lima menit untuk menuliskan apapun yang mereka pikirkan tentang ayah. Setelahnya, dua peserta mewakili  membacakan tulisan yang dibuat.

Pemateri ketiga mengupas tuntas tentang menulis cerpen yang diantarkan oleh Ibu Fatmawati T, S.Pd. Sebagai nasumber yang telah menerbitkan banyak buku, beliau memberikan banyak tips dan pengalamannya dalam menulis cerpen. Di akhir materi beliau sempat membacakan salah satu karyanya berupa puisi yang ditulis untuk putra tercinta dengan judul ”Darul Falah pilihanku”. Pemateri juga membagi reward berupa buku kepada beberapa Peserta yang memberikan pertanyaan.

Kegiatan ini memiliki dampak besar bagi guru dan Peserta Didik. Ternyata banyak Peserta didik yang memiliki potensi dan ambisi dalam menulis tapi bingung bagaimana  untuk memulainya. Seminar literasi yang dilaksanakan tiap tahunnya diharapkan dapat memfasilitasi dan memotivasi mereka untuk mengasah minat dan bakat untuk terus berkarya.  “Pemateri membawakan materi dengan sangat rinci dan meyakinkan karena nasumber yang hadir sudah berpengalaman dan menghasilkan banyak karya. Setelah kegiatan ini saya langsung memiliki tekad untuk menulis,” Ungkap Muh. Abyan Darussalam salah satu Santri kelas X. Segala kekurangan yang ada dalam kegiatan ini  akan menjadi bahan evalusi untuk kegiatan seminar literasi yang akan datang.

 

 

 

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait

Program Literasi Sekolah

1. Membuat Pojok literasi di setiap kelas  Setiap kelas diwajibkan membuat sudut baca dilengkapi dengan bahan bacaan 2. Budaya membaca 15 menit sebelum pelajaran dimulai Siswa membaca buku pilihan sebelum pelajaran dimulai, dilengkapi dengan buku kontrol  3. Membuat Mading Bulanan Setiap bulan mading sekolah diaktifkan  dengan tema yang berbeda 4. Literasi Digital :  Sekolah mengadakan

Baca selengkapnya...
WhatsApp Image 2023-09-06 at 14.45.41

Antusiasme Santri Mengikuti Seminar Literasi 2023

Antusiasme Santri Mengikuti Seminar Literasi Enrekang- Literasi membaca dan menulis di masa kini seperti sudah tak memilik daya tarik. Ia telah mati terkremasi oleh modernisasi.  Intensitas penggunaan teknologi digital yang terus meningkat, mengakibatkan Peserta Didik lebih tertarik bermain mobile game dan berselancar di media sosial. Padahal literasi membaca di era digital, sangat dibutuhkan agar dapat

Baca selengkapnya...